Jika berbicara mengenai jeruk memang tak akan ada habisnya karena memang jenis dan varietasnya sangat banyak. Termasuk salah satunya jeruk Dekopon yang mungkin masih asing namanya di telinga masyarakat Indonesia. Tentu karena memang jenis jeruk yang satu ini bukan asli dari Indonesia melainkan dari negeri matahari terbit Jepang.
Jeruk Dekopon terbilang unik dari segi bentuknya yang bulat menonjol di bagian pangkalnya. Sekilas tampak seperti tubuh seorang pesumo, tak heran jika kadang jeruk ini disebut dengan jeruk Sumo. Selain bentuknya yang unik, ukuran buahnya pun terbilang cukup besar yang mencapai 350 gram tiap buahnya. Tak hanya itu, kulit buah jeruk Dekopon juga lebih tebal dibanding kulit jeruk lokal dengan buah yang manis dan hampir tak memiliki biji.
Jeruk asal negeri sakura
Jepang ini lebih menyukai suhu yang dingin antara 20 hingga 25 derajat Celsius,
sehingga lebih optimal jika ditanam di dataran tinggi daripada dataran rendah.
Pohon jeruk Dekopon mampu tumbuh hingga 3 meter dan mulai berbuah di usia tanam
minimal 2 tahun. Tanaman jeruk yang satu ini juga termasuk tanaman genjah yang
sangat rajin berbuah, setidaknya dalam 4 bulan sekali tanaman ini sudah bisa
dipanen. Dengan buah yang dihasilkan rata-rata 30 – 50 buah tiap pohonnya tiap
kali panen.
Selain cocok di tanam di pekarangan, jeruk Dekopon juga terbilang menggiurkan dalam sisi budidaya. Betapa tidak, harga jeruk unik ini per kilonya bahkan mencapai Rp 80.000,- an. Menggiurkan bukan? Tak mengherankan jika Harga Bibit jeruk Dekopon turut melambung di pasaran. Untuk perawatannya sama seperti perawatan tanaman jeruk lainnya dan tak memerlukan perawatan khusus. Seperti suplai air yang cukup, pembersihan tanaman dari gulma, hingga pemberian pupuk secara berkala serta sinar matahari yang cukup akan membuat tanaman jeruk Dekopon tumbuh dengan baik.
Posting Komentar untuk "Jeruk Dekopon "