Buah Tin atau dengan nama latin Ficus Carica merupakan spesies dari tanaman berbunga yang masuk dalam genus Ficus dan tergolong sebagai Moraceae. Nama “Tin” diambil dari bahasa Arab yang berasal dari surat At-Tin. Dimana dalam surat At-Tin, buah ini memiliki keistimewaan yang berasal dari taman surga. Karena begitu istimewanya, tak heran jika banyak dicari dan dibudidayakan karena dianggap memiliki kualitas hasil buah yang begitu menggiurkan.
Jika selama ini
masyarakat Indonesia menganggap jika buah tin sama seperti buah ara, maka hal
tersebut tidak benar. Pasalnya, buah tin yang dalam bahasa Inggrisnya disebut
sebagai Edible Fig merupakan buah yang dapat dikonsumsi dan memiliki
beberapa manfaat di dalamnya. Sedangkan buah ara yang dalam bahasa Inggrisnya
disebut Wild Fig merupakan buah yang banyak hidup di hutan dan tidak
dapat dikonsumsi manusia. Meskipun keduanya berasal dari Genus yang
sama, namun antara buah tin dan buah ara dibedakan berdasarkan golongan Spesiesnya.
Mengenal Lebih Dekat dengan Buah Tin
Jika digolongkan,
buah tin termasuk kerabat pohon beringin. Dimana pohonnya dapat tumbuh besar
dan tinggi mencapai 7–10 meter atau sekitar 23–33 khaki. Pohonnya memiliki
batang lunak berwarna abu-abu kecoklatan. Selain itu, pohon tin juga memiliki
ciri dengan adanya getah lateks yang mengandung susu (latisifer) yang
apabila terkena kulit akan menyebabkan iritasi atau gatal.
Untuk buah tin
sendiri berbentuk bulat lonjong dengan diameter 3-5 cm. Buahnya memiliki warna
hijau muda, sedangkan apabila sudah matang akan berwarna coklat, kuning, ungu,
ataupun hijau tua (tergantung dari jenis varietasnya).
Habitat pohon tin
dapat tumbuh di area dataran mediteranian, baik itu di negara beriklim tropis
seperti Indonesia maupun di negara dengan empat musim sekaligus. Di Indonesia
sendiri ada beberapa varietas bibit buah tin yang sangat cocok untuk dibudidayakan,
seperti Brown Turki, Purple Yordania, Green Yordania, Red Israel, Conadria,
Panachee, dan masih banyak lagi.
Posting Komentar untuk " Buah Tin Varian Blue Giant"